Perhitungan Hidup di Kontrakan Bagi Eksekutif Muda yang Baru Bekerja

Hidup di kontrakan menjadi pilihan bagi setiap orang yang memang belum mampu untuk membeli hunian sendiri. Mahalnya harga properti membuat sebagian besar orang memilih untuk mengontrak. Apalagi untuk mereka yang baru saja bekerja. Gaji yang belum banyak harus dipecah menjadi beberapa bagian agar bisa menghidupi kehidupan sehari-hari mulai dari membayar kontrakan, transportasi, hingga biaya makan.


Cara Menghitung Biaya Hidup di Kontrakan Untuk Anda yang Baru Bekerja

Membagi gaji untuk hidup di kontrakan harus dilakukan menggunakan ilmu atau landasan yang tepat. Seberapa besarpun gaji Anda tidak akan cukup jika Anda tidak bisa mengatur keuangan dengan baik. Bagi Anda yang baru bekerja dan tinggal di kontrakan, Anda bisa menghitung biaya hidup di kontrakan dengan baik agar hasil jerih payah Anda tetap bisa disisihkan untuk ditabung

1. Biaya utama

Biaya utama bagi Anda yang tinggal di kontrakan meliputi 3 macam hal. Ketiga hal tersebut adalah uang makan, uang tempat tinggal atau kontrakan, dan uang kesehatan.

a. Uang makan

Cara menghitung uang makan adalah memperhitungkan kira-kira biaya sekali makan. Contohnya, sekali makan 15 ribu maka sehari butuh 45 ribu. Sebulan, Anda akan membutuhkan 45.000 x 3 = 1.350.000. Ini hanya kira-kira saja, bisa lebih atau kurang. Sebisa mungkin jangan sampai kurang dan jika sisa, Anda bisa menabung sisa uang makan Anda.

b. Uang kontrakan

Uang kontrakan per bulan untuk kehidupan di kota besar kira-kira 500 ribu rupiah, bahkan bisa lebih.

c. Uang kesehatan

Perhitungkan biaya kesehatan. Jika Anda masih mengontrak dan baru bekerja, sebaiknya gunakan asuransi kesehatan untuk menghemat biaya.
2. Biaya orang tua

Setiap orang tua tentu tidak mengharapkan balas jasa dari anak-anaknya. Apalagi jika anaknya baru bekerja. Orang tua hanya mengharapkan anak-anak mereka memiliki kehidupan yang tercukupi. Namun jika Anda kira-kira mampu membiayai kehidupan orang tua, Anda bisa menganggarkannya.

3. Biaya tabungan

Jangan lupa, Anda harus memiliki alokasi dana tabungan setiap bulannya. Jangan sampai Anda tidak memiliki tabungan untuk masa depan. Uang tabungan bisa digunakan untuk membeli kendaraan bermotor, membeli rumah, atau bahkan untuk menikah. Maka, alokasikan dana untuk tabungan per bulannya.

4. Biaya menikmati hidup

Bekerja terus akan membuat orang menjadi jenuh. Maka, Anda tetap bisa menganggarkan gaji Anda untuk menikmati hidup. Contohnya saja untuk menonton film, membeli makanan favorit, atau mungkin untuk jalan-jalan. Namun, biaya menikmati hidup ini harus dipertimbangkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai dana ini dialokasikan dengan jumlah yang berlebihan.

Menghitung biaya hidup di kontrakan untuk para eksekutif muda yang baru bekerja sangatlah penting untuk dilakukan. Dengan mengalokasikan dana Anda dengan baik, maka Anda tidak akan mengalami masalah keuangan. Anggarkan dana-dana untuk kehidupan di kontrakan sesuai dengan gaji yang Anda miliki dan nikmatilah hidup dengan indah.